A Winery Life (Part 1)

Viticulture : The science, production, and study of grapes. A branch of the science of horticulture.

Seperti yang saya sebutkan dalam postingku mengenai Board Games Viticulture Essential Edition, dunia Anggur atau Wine sangat menarik minatku. Saya bukan seorang Wine Sommelier dan kultur Indonesia yang kental dengan budaya Islam tidak mengijinkan minuman keras. Pun demikian, saya tetap sangat tertarik dengan minuman Wine yang saya anggap memiliki nilai seni dan sosial yang tinggi. Memiliki pengetahuan dalam dunia Wine – bagi saya – membuat derajat sosial seseorang terangkat di atas khayalak umum.

Oleh karena alasan itulah mendatangi Yarra Valley merupakan sesuatu yang tak boleh aku lewatkan saat berkunjung ke Melbourne. Bukan rahasia bahwa Yarra Valley dianggap sebagai tempat produksi Wine yang terbaik, bukan hanya di propinsi Victoria saja, tetapi juga seantero benua Australia! Oleh karena letaknya yang cukup jauh dari Melbourne, saya memutuskan untuk bergabung dengan sebuah tur lokal yang akan membawaku pada empat Winery yang berbeda untuk mengecap minuman andalan setiap Winery (Wine Tasting).

Perhentian pertama kita adalah Domaine Chandon Winery yang didirikan oleh Claude Moet. Apabila kalian tidak kenal merk ini, saya jamin kalian tahu produk lain yang juga mereka miliki: Louis Vuitton. Iya, selain memiliki merk Chandon, perusahaan ini juga memproduksi Hennessy (merk Cognac) dan Louis Vuitton (merk fashion ternama). Ingat dengan nama Champagne terkenal Dom Perignon? Minuman tersebut merupakan inovasi dari Domaine Chandon. Begitu masuk saja saya langsung salut dengan profesionalisme tinggi dari sang Sommelier. Kenapa? Karena grup sebelum kami adalah rombongan tur dari Cina dan sang Sommelier (yang adalah seorang dari ras Caucasian) menjelaskan secara fasih tipe-tipe Wine dari grup Chandon dengan bahasa Mandarin – tanpa bantuan translator sama sekali! Tak hanya saya, para turis Cina sekalipun sangat terkesima dengan penjelasannya dan langsung memborong berbotol-botol Wine!

20170201_105143
Berbagai jenis Premium Range Wine yang ditawarkan

Sampai pada giliran kami, kami pun diberi penjelasan mengenai tipe-tipe Sparkling Wine yang menjadi spesialisasi dari tempat ini (kali ini penjelasannya dalam bahasa Inggris). Setelah rampung dengan penjelasannya, kami diperkenankan untuk memilih satu rasa untuk kami cicipi. Saya mencoba Sparkling Pinot Shiraz yang rasanya memang fruity sesuai dengan penjelasannya. Meminum Wine ini sambil menikmati kecantikan dan kesejukan Winery Chandon adalah kenikmatan tersendiri.

2017_0201_08030300
Benar tidak ya cara saya memegang gelas Wine-nya?

Usai menenggak habis gelas Wine-ku saya pun dibawa ke dalam pabrik pembuatan Domaine Chandon. Di sini sang guide memberikan penjelasan yang sangat detail dan menyeluruh mengenai apa saja beda dari Anggur Putih dan Anggur Merah, bagaimana cara prosesi penyimpanan Anggur ke dalam gentong-gentong dengan kayu Oak, sampai bagaimana penempatan dan penyimpanan mereka di dalam gudang. Pernahkah kalian bertanya-tanya kenapa Wine sering disimpan dengan cara ditaruh secara horizontal dengan sedikit kemiringan tertentu? Rupa-rupanya ada alasan kenapa ia diletakkan begitu dan bukannya diberdirikan seperti minuman-minuman biasanya.

20170201_111943
Peralatan Mesin dalam pengolahan Wine
20170201_112731
Penjelasan lengkap mengenai proses Riddling dalam pembuatan Wine

Selesai dengan tur singkat dalam Domaine Chandon Winery ini kami pun beranjak pergi ke Winery kedua: Tokar Estate Winery yang juga menjadi tempat kami untuk bersantap siang.

Masuk ke dalam Tokar Estate langsung memberikan nuansa yang berbeda dengan Domaine Chandon sebelumnya. Kenapa? Karena Tokar Estate ini adalah milik perorangan dan bukannya korporat. Kesan rumah yang kami masuki untuk tempat makan siang kami langsung terasa lebih homey. Salut dengan Rita Tokar, sang pemilik yang langsung turun tangan untuk memberikan penjelasan pada tiap-tiap Wine yang mereka produksi. Nah, berbeda dengan Domaine Chandon yang meminta kami memilih satu jenis Wine, Rita mempersilahkan kami untuk mencoba hampir semua Wine yang ada dalam koleksi mereka – tentunya dengan jumlah yang jauh lebih sedikit (ala tester saja). Apabila suka, kami boleh memesan Wine tersebut untuk paket makan siang kami ataupun membeli botolnya.

20170201_115359
Our Fine Dining Menu

The lunch itself is really wonderful! Saya suka sekali dengan betapa profesionalnya Tokar Estate Winery mempersiapkan masakan mereka. Dengan penuh perhatian kami dipersilakan memilih antara Ayam, Sapi, atau Ikan untuk pilihan lauk kami. Pilihanku jatuh pada Ikan dan mereka merekomendasikan Wine pilihan mereka untuk mendampingi makanannya. Sambil makan siang saya mendapatkan kesempatan untuk berbincang dengan guideku yang ramah. Kendati usianya sudah mendekati kepala tujuh, Mr Frans sangat ramah dan sigap. Ia juga jauh lebih tahu bagaimana cara bersosialisasi dengan orang-orang Asia dikarenakan ia menikah dengan wanita Thailand.

20170201_115033-01
Enjoying the Tokar Mansion

Seusai mengisi perut dan menikmati kebun Mawar yang indah di halaman depan Tokar Estate Winery kami pun pamit dan melanjutkan perjalanan menuju dua Winery terakhir.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s