The Never Ending Asia of Jogjakarta (Part 2 – Lava Tour Merapi)

Pada hari kedua saya sudah bangun pagi-pagi untuk menjemput William dan ketiga saudaranya. Kebetulan kita tinggal di Hotel yang berbeda – tetapi berdekatan. Setelahnya kita berangkat untuk acara pertama kita pada hari itu: Lava Tour Merapi.

Gunung Merapi memang merupakan salah satu gunung yang populer di Jawa Tengah, terutama karena ia adalah salah satu gunung berapi aktif yang sering meletus di pulau Jawa. Letusan besarnya terakhir pada tahun 2010 memakan banyak korban – termasuk sang Juru Kunci Mbah Maridjan. Lebih dari setengah dekade berselang semenjak kejadian itu, daerah di sekeliling Gunung Merapi kini telah dijadikan obyek wisata oleh penduduk setempat.

Trail Lava Tour Merapi memperkenankan kita untuk naik Jeep karena jalur off-road yang harus kita tempuh. Akses jalanannya memang hancur dan tidak akan bisa dilewati oleh mobil-mobil biasa. Kita berangkat dalam dua jeep, yang satu ditumpangi olehku dan William sementara jeep lain berisi Afandy, Alexander, dan Sumi. Badan kita jelas diguncang-guncang habis selama perjalanan! Fakta unik yang diceritakan oleh driver kami saat mengemudi, jeep-jeep yang kami tumpangi ini sudah berusia beberapa dekade, bahkan dari jaman saat melawan agresi Belanda pasca kemerdekaan Indonesia dulu!

2017_0102_09492300
Para Besi Tua yang Tangguh!

 

Persinggahan pertama kita adalah Museum Sisa Harta yang adalah museum kecil yang dibuat oleh para penduduk sekitar untuk mengenang letusan tahun 2010 lalu. Banyak barang-barang kenangan dari warga yang tersisa dipajang di sana, termasuk di dalamnya beberapa tengkorak ternak. Ada sebuah kesan eerie ketika kita melihat koleksi-koleksi di dalamnya, membayangkan kepanikan dan kengerian yang terjadi saat Merapi meletus dulu.

Setelah itu kami pun menuju ke tempat tujuan utama kami: Bunker Merapi di Kaliadem. Sebelum berhenti ke sana kami singgah sejenak ke tempat yang dinamakan Batu Alien – sebuah batu raksasa yang muncul setelah diletupkan Gunung Merapi dan memiliki siluet wajah di permukaannya. Saat sampai di Bunker Merapi saya sebenarnya berharap bisa melihat pemandangan Merapi yang jelas. Sungguh sayang karena cuaca yang berawan, gunung tak bisa dilihat dengan jelas. Jadi kami puaskan diri untuk mengambil foto keadaan sekitar Merapi saja.

2017_0102_10084700
Batu Alien berwajah manusia?
20170102_094027
Bunker Merapi di Kaliadem
2017_0102_10490700
View Merapi yang tertutup kabut gerimis

Sepulangnya dari Bunker, sang driver kami yang tangguh dan luar biasa bahkan membawa kami menuju jalur off-road yang makin gila termasuk beberapa genangan-genangan air. Honestly it is totally fun! You should try to do it as well.

Maka berakhirlah acara kami pada pagi hari di Lava Tour Merapi sekitar pukul 10.30. Total perjalanan kami memakan waktu sekitar 3.5 sampai 4 jam. Walau mungkin bukan merupakan pengalaman yang akan saya ulangi lagi, saya sangat puas melakukannya. It is a once in a lifetime experience!

2017_0102_10313100-01
Bergaya ala Boyband di atas Jeep
Advertisements

One Comment Add yours

  1. maxymilano says:

    Jeep nya keren ya buat foto-foto…

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s