The Never Ending Asia of Jogjakarta (Part 1 – Malioboro)

Ketika tahun baru 2017 bergulir dan aku melihat Instagram temanku William sedang berjalan-jalan ke Dieng dan Semarang, secara iseng-iseng aku menawarkan diriku untuk ikut dalam perjalanannya. Being the great friend that he is, William mengiyakan ajakanku dan meluncurlah aku ke Jogjakarta untuk menemuinya.

Apa yang membuatku tertarik untuk menjelajahi kota Jogjakarta – padahal kota ini sebenarnya hanya tetanggaan dengan kota Solo yang aku tinggali? Bukankah aku juga sebenarnya sudah beberapa kali pergi ke Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang menjadi tujuan destinasi mereka? Sederhana; karena ini adalah pertama kalinya saya bakalan datang ke Jogjakarta sebagai seorang wisatawan yang mengapresiasi perjalanan ini, bukan sebagai orang yang datang mengantar kolega bisnis jalan-jalan.

So ketika saya sampai di kota Jogjakarta dan check-in di Harper Mangkubumi, saya pun keluar dan menemui William dan saudara-saudaranya. Getting to know them all: Afandy, Alexander, dan Sumi has been a great pleasure for me! Mengingat waktu sudah menjelang malam kita berangkat ke restoran Jejamuran untuk makan malam. Kendati Jejamuran lumayan terkenal, makanannya terasa… standar. By no mean is it not edible, tetapi untuk tempat yang sedemikian tersohornya, harus diakui saya berharap lebih banyak.

Seusai dari Jejamuran, kita meluncur ke jalan paling terkenal kota Jogjakarta: Jalan Malioboro. Kita berjalan dari ujung hingga ke ujung lainnya. Tidak banyak foto yang bisa kita ambil mengingat lalu lintas manusia benar-benar super padat pada malam itu. Here’s a pro tip from me: usahakan untuk tidak mendatangi spot-spot turis pada saat liburan panjang ala Tahun Baru atau Lebaran, it’s gonna be jam-packed with people! Toh walaupun tak banyak mendapatkan foto yang bagus, kita masih bisa menikmati kehidupan malam di jalan Malioboro, berikut menyantap sedikit makan malam wedangan di sana.

2017_0101_21422000

Gegara sakit perut (panggilan alam) saya terpaksa berpisah sedikit lebih pagi dari grup William dan kembali ke hotel terlebih dahulu. Usai mengosongkan isi perut saya turun kembali ke Roaster and Bear (masih terletak di satu lokasi Harper Mangkubumi) untuk memesan dua kue di Bakery mereka. Let me assure you that their cakes are really delicious dan perfect sebagai dessert penutup makan malam kalian.

20170101_222610-01

Dan berakhirlah malam pertamaku di Jogjakarta. Saya beranjak ke ranjang untuk mempersiapkan diri dalam petualangan panjang esok hari!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s